Jakarta Pusat – Sebanyak 212 personel Polri dikerahkan dalam Apel Pengamanan rencana aksi unjuk rasa (Unras) di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI, Jalan Lapangan Banteng Timur, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026). Apel yang bertujuan memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan serta pengamanan jalannya aksi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sawah Besar KOMPOL Rahmat Himawan, S.Sos., M.H. Kegiatan apel dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB sebagai rangkaian persiapan pengamanan aksi yang direncanakan berlangsung pukul 13.00 WIB.
Dalam pelaksanaan pengamanan, IPTU Syafrizal selaku Kanit Samapta Polsek Sawah Besar bertugas sebagai pengendali lapangan di sekitar objek. Para pejabat pengendali dan personel diarahkan untuk mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan mengutamakan pendekatan persuasif, menjaga komunikasi dengan koordinator lapangan massa aksi, serta memastikan jalannya unjuk rasa berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat KOMBESPOL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi hak demokrasi masyarakat. Ia menekankan seluruh personel harus bertindak profesional, proporsional, serta mengutamakan langkah preventif guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya soliditas dan koordinasi antarpersonel di lapangan. Menurutnya, setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing serta mengutamakan keselamatan bersama. Ia berharap kegiatan pengamanan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat tetap merasa aman saat menjalankan aktivitas.
Dalam arahannya saat apel, KOMPOL Rahmat Himawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah hadir dan siap melaksanakan pengamanan. Ia menekankan seluruh tindakan di lapangan harus sesuai perintah pimpinan, personel tidak diperbolehkan membawa senjata api maupun senjata tajam, serta mengedepankan pendekatan humanis. Selain itu, ia mengingatkan agar personel tidak bertindak arogan dan selalu menjaga keselamatan serta kesehatan selama bertugas. Kapolsek juga menghimbau petugas pengamanan dalam (Pamdal) agar tidak melakukan kekerasan terhadap massa aksi dan tetap berada di bawah kendali kepolisian. Apel ditutup dengan doa agar pengamanan berjalan aman dan kondusif.
Aksi unjuk rasa tersebut rencananya digelar oleh massa dari Kantor Advokat Subali S.H & Rekan dengan penanggung jawab kegiatan Rivai Sabon Mehen, yang diperkirakan diikuti sekitar 200 orang. Aksi membawa tuntutan terkait penertiban administrasi pemanfaatan barang milik negara atas bangunan rukan di atas SHM Nomor 477 Kelurahan Pademangan Barat. Situasi di sekitar Kantor DJKN terpantau ramai aktivitas perkantoran dan lalu lintas, sehingga pengamanan difokuskan pada pengaturan arus kendaraan serta penjagaan area objek vital.
Sejumlah warga dan pegawai perkantoran di sekitar lokasi menyambut baik kesiapan aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan. Mereka berharap pengamanan dilakukan secara tertib dan humanis sehingga kegiatan penyampaian aspirasi tetap berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat sekitar.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
RN/Indah /red






