Siswa Bintara Polri Latja di Senen Diterjunkan Patroli Objek Vital hingga Terima Pembekalan Fungsi Reserse

Jakarta — Sejumlah siswa Diktuk Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan Latihan Kerja (Latja) di wilayah hukum Polsek Senen, Sabtu (25/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya diterjunkan langsung ke lapangan, tetapi juga mendapatkan pembekalan lintas fungsi kepolisian.

Sejak siang hari, para siswa yang tergabung dalam Angkatan 52 didampingi personel Samapta melaksanakan patroli dan sambang dialogis ke sejumlah objek vital di kawasan Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Lokasi yang menjadi sasaran antara lain Gedung Komisi Yudisial RI di Jalan Kramat Raya hingga area Gedung Pertamina MOR 3.
Pendamping lapangan, Aiptu Sandi Bintoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam pelaksanaan tugas preventif kepolisian, khususnya fungsi Samapta.
“Para siswa dilatih untuk memahami situasi lapangan, melakukan patroli, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat maupun petugas keamanan di objek vital,” ujarnya.

Selain kegiatan patroli, siswa Latja juga mendapatkan materi tambahan dari fungsi lain. Petugas piket reserse memberikan pengarahan dan pengetahuan dasar terkait tugas-tugas penyelidikan dan penyidikan kepada lima siswa. Pembekalan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mereka dalam memahami peran fungsi Reserse di kepolisian.

Tak hanya itu, pelatihan fungsi Sabhara juga diberikan kepada tiga siswa yang didampingi langsung oleh Aiptu Sandi Bintoro. Sementara lima siswa lainnya mengikuti pelatihan fungsi Binmas bersama Aiptu Lilik, yang menitikberatkan pada pendekatan kemasyarakatan dan problem solving.Dalam kegiatan fungsi Binmas siswa diajak sambung ke Kantor Kelurahan Paseban dan Rumah Sakit St. Carolus.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Pusat dalam membentuk Bintara Polri yang profesional, humanis, dan siap terjun di tengah masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa Latja merupakan fase penting dalam membentuk karakter dan kemampuan teknis siswa sebelum resmi berdinas.

“Latja ini menjadi sarana pembelajaran nyata agar para siswa memahami tugas kepolisian secara utuh, baik di fungsi preventif maupun represif,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para calon anggota Polri mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat selama pendidikan ke dalam praktik nyata di lapangan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pos terkait