Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh kelompok Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/4), dipastikan batal. Sebelumnya, aparat kepolisian dari Polsek Senen telah melakukan persiapan pengamanan di lokasi aksi.
Pengamanan difokuskan di kantor PT Medquest Jaya Global yang berada di Gedung Menara Salemba, Jalan Salemba Raya, Kecamatan Senen. Apel kesiapan pengamanan digelar sekitar pukul 11.50 WIB, dipimpin langsung oleh Wakapolsek Senen AKP Basuki Rahmad.
Dalam arahannya, Basuki menyampaikan bahwa aksi tersebut rencananya akan diikuti sekitar 20 orang massa. Mereka diketahui hendak menyampaikan tuntutan terkait audit investigasi pengadaan cartridge TCM TB untuk alat GeneXpert pendeteksi tuberkulosis.
Petugas juga diinstruksikan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti kemungkinan adanya pembakaran ban atau penggunaan benda berbahaya lainnya saat aksi berlangsung.
Selain itu, personel diminta mengedepankan pendekatan humanis dalam menghadapi massa aksi.
Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro bertindak sebagai kepala pengamanan objek dengan kekuatan total 14 personel gabungan, terdiri dari anggota Polsek Senen, personel Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat, serta petugas pengamanan dalam (pamdal).
Namun, hingga siang hari, massa aksi tidak kunjung tiba di lokasi. Berdasarkan hasil koordinasi dengan koordinator lapangan, rencana aksi tersebut akhirnya dibatalkan.
“Dari hasil koordinasi dengan korlap, kegiatan unjuk rasa oleh Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi dinyatakan batal,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Meski demikian, situasi di wilayah Senen dilaporkan tetap aman dan kondusif. Aparat kepolisian memastikan akan terus bersiaga guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






