refubliknews.com,- JAKARTA – Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (RAKORPIM) di Kantor BPP KAPMI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Oktober 2026.
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Muliansyah Abdurrahman, didampingi Sekretaris Jenderal Muh. Rojak, Bendahara Umum Alya, serta para Wakil Ketua Umum bidang masing-masing. Turut hadir Dewan Pembina KAPMI, William Yang, yang memberikan arahan penguatan organisasi.
RAKORPIM yang berlangsung intens tersebut menghasilkan tujuh program prioritas organisasi untuk satu tahun ke depan. Program pertama dan utama adalah mewujudkan dan mengawal Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Program kedua, BPP KAPMI sepakat untuk segera menempatkan jadwal audiensi dan pelantikan Badan Pimpinan Daerah (BPD) KAPMI se-Indonesia. Konsolidasi struktur di daerah menjadi kunci untuk memastikan program pusat berjalan efektif hingga ke pelosok.
Ketiga, KAPMI akan melakukan ekspansi internasional melalui dua agenda besar, yakni KAPMI Goes To Asia Tengah dan KAPMI Go Malaysia Summit 2026. Agenda ini bertujuan membuka jaringan bisnis, pendidikan, dan kepemudaan Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Keempat, KAPMI menegaskan komitmen sinergi penuh dengan seluruh program Pemerintah RI. KAPMI memposisikan diri bukan sebagai penonton, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional.
Kelima, untuk memperkuat basis ekonomi, KAPMI akan membangun partnership strategis bersama KADIN serta para investor lokal dan internasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan bagi pengusaha daerah untuk naik kelas.
Keenam dan ketujuh menjadi fokus utama kerakyatan, yakni KAPMI terus mendorong pengusaha muda lokal untuk mengambil peran dalam ekonomi lokal dan nasional, serta menegaskan posisi KAPMI sebagai Garda terdepan UMKM Indonesia agar bisa mendunia.
Dengan tujuh program prioritas tersebut, BPP KAPMI di bawah komando Muliansyah Abdurrahman optimis dapat menjadi organisasi pengusaha muda yang tidak hanya solid secara struktur, tetapi juga berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan UMKM Indonesia. Tutup
RN/ Sulaeman /red






