Jakarta Pusat — Kepolisian Sektor Johar Baru menggelar apel pengamanan pelayanan aksi unjuk rasa di depan Kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara No.23, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026) pukul 11.35 WIB.
Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Johar Baru AKP Aris Setiyawan dengan melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 45 personel, terdiri dari 30 personel Polsek Johar Baru dan 15 personel pengamanan dalam (Pamdal) yang dipimpin Arfai.
Aksi unjuk rasa dilakukan oleh Dewan Pimpinan Nasional Mimbar Aksi dan Wacana Rakyat (DPN MAWAR) dengan jumlah massa sekitar 15 orang yang dipimpin oleh Abdula Ramadhan.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya pelaksanaan tugas pengamanan secara profesional dan humanis. Petugas diminta untuk mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan, memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan tertib, serta memfasilitasi komunikasi antara massa aksi dengan pihak terkait agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik.
Selain itu, personel juga diingatkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi serta menghindari potensi gangguan keamanan. Seluruh anggota ditekankan untuk tidak membawa senjata api maupun senjata tajam, serta mengantisipasi kemungkinan adanya tindakan yang dapat memicu gangguan seperti pembakaran ban.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan berpendapat di muka umum dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan. “Kami memastikan setiap kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif melalui pengamanan yang humanis dan profesional,” ujar Kombes Pol Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menegaskan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif serta menghindari potensi gesekan di lapangan. “Kami mengedepankan pelayanan yang humanis, mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif, serta memastikan tidak mengganggu kepentingan umum,” ungkap Kompol Saiful.
Sekitar pukul 11.48 WIB, kegiatan apel selesai dilaksanakan dan dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) serta penempatan personel sesuai ploting. Secara keseluruhan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
RN/Indah






