Fasilitator Bersama Tim P2SP dan Tim Teknis Tinjau Revitalisasi SMPN 1 Tukka

refubliknews.com.
Tapteng — Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana. Salah satu langkah nyata tersebut terlihat melalui Program Revitalisasi Sekolah di SMP Negeri 1 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.


Pada Senin, 20 April 2026, fasilitator bersama Tim P2SP dan Tim Teknis Program Revitalisasi Sekolah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan teknis serta kelayakan rencana pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.


Peninjauan tersebut dipimpin oleh fasilitator TS Butarbutar. Bersama tim, ia melakukan observasi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan sekolah yang akan direhabilitasi. Selain itu, tim juga meninjau lahan kosong yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan fasilitas baru, terutama kamar mandi guna menunjang kebutuhan sanitasi guru dan siswa.


Dalam kegiatan tersebut, sejumlah fasilitas prioritas berhasil diidentifikasi. Tiga ruang kelas lama menjadi perhatian utama karena kondisinya yang sudah membutuhkan perbaikan. Kerusakan yang terjadi dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan siswa dalam proses belajar mengajar.
Tak hanya itu, program revitalisasi juga mencakup pembangunan dua unit kamar mandi baru di area lahan kosong yang tersedia, serta rehabilitasi satu unit kamar mandi lama. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan standar kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.


Permasalahan lain yang turut menjadi fokus adalah sistem drainase. Selama ini, genangan air kerap terjadi saat hujan akibat buruknya aliran air di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, tim merencanakan pembangunan paret atau drainase baru guna mengatasi persoalan tersebut sekaligus mencegah kerusakan lebih lanjut pada fasilitas sekolah.
Selain pembangunan fisik bangunan, pengerasan lapangan sekolah juga masuk dalam agenda revitalisasi. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung aktivitas olahraga dan kegiatan luar ruangan siswa agar lebih aman dan nyaman.


Fasilitator TS Butarbutar menegaskan bahwa program revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di daerah terdampak bencana.
“Kami ingin memastikan bahwa siswa memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak. Dengan fasilitas yang memadai, proses pembelajaran akan berjalan lebih optimal,” ujarnya di sela-sela peninjauan.


Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Tukka, D Siregar, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui program tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kondisi fasilitas sekolah pascabencana memang membutuhkan penanganan serius dan segera.
“Kami sangat berharap pembangunan dan rehabilitasi ini bisa segera terealisasi tanpa kendala, karena kebutuhan fasilitas yang layak sudah sangat mendesak,” ujarnya.


Program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mampu memulihkan kondisi sekolah, tetapi juga meningkatkan kualitas sarana pendidikan secara keseluruhan. Dengan fasilitas yang lebih baik, SMP Negeri 1 Tukka diharapkan dapat menjadi salah satu sekolah yang representatif di Kabupaten Tapanuli Tengah.


Lebih jauh, langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan sektor pendidikan pascabencana, sekaligus investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi muda yang unggul melalui lingkungan belajar yang aman, sehat, dan berkualitas.
RN/sefri f.siahaan/red.

Pos terkait