Cegah Penyakit DBD, Dinas Kesehatan Tapteng Gelar Fogging Nyamuk Pasca Bencana

refubliknews.com, || Tapanuli Tengah – Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar kegiatan fogging nyamuk pada Kamis, 16 April 2026 di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kegiatan ini mencakup penyemprotan fogging dan penaburan bubuk abate di saluran-saluran air sebagai langkah pencegahan penyebaran demam berdarah (DBD) bagi masyarakat di daerah terdampak.

Fogging dilakukan di permukiman warga sepanjang jalan, lingkungan pemukiman, pasar, serta tempat-tempat umum lainnya untuk memastikan area tersebut bebas dari nyamuk Aedes aegypti pembawa virus DBD.

Warga Kelurahan Pasar Baru dan ditempat terdampak lainnya menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam menjaga kesehatan mereka dan keluarga. Mereka berharap upaya pencegahan yang dilakukan secara rutin dapat menekan kasus demam berdarah di wilayah terdampak pasca bencana.

Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, SKep.Ns, MKes, AKK, menyebut fogging ini merupakan langkah proaktif pemerintah daerah untuk melindungi warga dari ancaman DBD pasca bencana yang terjadi sejak 25 November 2025.

“Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dengan melakukan fogging dan penaburan bubuk abate di setiap selokan, sarang nyamuk, dan tempat permukiman terdampak, kami berharap dapat mengurangi risiko penularan penyakit demam berdarah di lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat upaya pencegahan penyakit menular melalui langkah preventif yang efektif. Dengan sinergi Dinas Kesehatan, kecamatan, kelurahan, dan partisipasi aktif masyarakat, sistem kesehatan di Tapanuli Tengah diharapkan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan pasca bencana.

RN/Sefri Fernando Siahaan/red

Pos terkait