Bupati Batu Bara Tinjau TPA Pasar 8 Indrapura, Siapkan Relokasi ke Sei Balai

refubliknews.com || Batubara Guna melihat secara langsung kondisi pengelolaan sampah serta mengevaluasi daya tampung TPA, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasar 8 Indrapura, Kecamatan Air Putih, Jumat (20/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Batu Bara menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah merencanakan relokasi TPA ke Kecamatan Sei Balai dengan luas lahan sekitar 15 hektare. Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di wilayah Batu Bara.

TPA Pasar 8 Indrapura saat ini memiliki luas sekitar 1,5 hektare dengan metode pengolahan open dumping dan belum memiliki pemanfaatan lanjutan dari hasil akhir pengelolaan sampah. Status lahan tercatat berada di bawah pengelolaan BWS Bah Bolon.

Setiap harinya, volume sampah yang masuk ke TPA diperkirakan mencapai kurang lebih 100 ton. Dengan kondisi lahan yang terbatas, TPA ini diprediksi tidak lagi mampu menampung sampah dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Selain itu, akses jalan menuju TPA yang melintasi jalan masyarakat kerap menimbulkan keluhan akibat bau yang ditimbulkan dari truk pengangkut sampah.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah menjalin kerja sama dengan PT Bakrie Sumatera Plantations untuk penyediaan lahan seluas kurang lebih 15 hektare di Kecamatan Sei Balai. Di lokasi tersebut akan dibangun TPA dengan sistem terpadu dan pengolahan modern.

Melalui langkah strategis ini, Bupati Batu Bara menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi kenyamanan serta kesehatan masyarakat Kabupaten Batu Bara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sei Suka, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta para Kepala Desa setempat.

Bupati Batu Bara Tegaskan Sinkronisasi Pembangunan dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027

Refubliknews II
Batu Bara – Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batu Bara Tahun 2027 di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (23/2/2026).

Dalam arahannya, Bupati Baharuddin menyampaikan bahwa sinkronisasi perencanaan sangat diperlukan agar program pembangunan nasional selaras dengan kebutuhan serta potensi daerah. Dengan perencanaan yang terintegrasi, pelaksanaan program pembangunan diharapkan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara.

Menurutnya, kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Ia mengajak pemerintah pusat, pemerintah provinsi, DPRD, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Bupati Batu Bara menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah merancang arah kebijakan fiskal dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 yang lebih ekspansif dan terukur guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan produktivitas sektor-sektor strategis. Sejalan dengan kebijakan tersebut, penyusunan RKPD Kabupaten Batu Bara Tahun 2027 diarahkan menjadi instrumen penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

Adapun fokus RKPD Tahun 2027 meliputi percepatan hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah. Selain itu, penguatan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi prioritas guna memperkuat struktur ekonomi lokal.

Penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu pilar utama dalam perencanaan pembangunan tahun 2027. Bupati menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM yang terampil, produktif, dan berdaya saing akan menjadi fondasi penting dalam memaksimalkan potensi daerah serta menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber secara virtual, yakni perwakilan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, serta perwakilan Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara.

Turut hadir Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara, unsur Forkopimda, para pimpinan fraksi DPRD, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, para Kepala OPD, para camat, serta kepala Bappeda/Bappelitbang/Bapperida kabupaten/kota Tebing Tinggi, Simalungun, Serdang Bedagai dan Asahan, kepala instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta.

RN/Holong/red

Pos terkait