refubliknews.com, || Jakarta – Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, batal dilaksanakan. Sebelumnya, aparat kepolisian telah menggelar apel pengamanan untuk mengantisipasi kegiatan tersebut.
Apel pengamanan berlangsung pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Gedung Menara Salemba, Jalan Salemba Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolsek Senen, Kompol Widodo Saputro.
Dalam arahannya, Kompol Widodo menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa direncanakan diikuti sekitar 25 orang massa dari HMI Cabang Jakarta Raya. Aksi tersebut membawa tuntutan agar dugaan permasalahan dalam pengadaan cartridge TCM TB oleh PT Medquest Jaya Global diusut tuntas.
Petugas juga diingatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan, seperti adanya massa yang membawa barang terlarang, termasuk ban atau petasan. Selain itu, personel diminta bertindak humanis serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi massa aksi.
Polisi turut mengantisipasi kemungkinan pembakaran ban dengan berkoordinasi bersama pihak keamanan internal gedung untuk menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR). Dalam apel tersebut juga ditekankan agar personel tidak membawa senjata api saat pengamanan aksi unjuk rasa.
Sebanyak 44 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan ini, terdiri dari unsur Dit Samapta Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek Senen.
Apel pengamanan selesai pada pukul 10.41 WIB dalam kondisi aman dan terkendali. Namun hingga siang hari, massa aksi belum juga tiba di lokasi.
Sekitar pukul 13.30 WIB, berdasarkan hasil koordinasi dengan koordinator lapangan bernama Ubaidilah, diketahui bahwa aksi unjuk rasa tersebut resmi dibatalkan.
Dengan pembatalan ini, situasi di sekitar lokasi tetap kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. Polisi memastikan akan terus melakukan pemantauan apabila terdapat perkembangan lanjutan terkait rencana aksi tersebut.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
RN/Indah /red






